Rabu, 02 Oktober 2013

unsur-unsur budaya



Unsur-unsur Kebudayaan

Pada dasarnya, budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia. Dengan demikian, Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi
·       Unsur-unsur kebudayaan
Koentjaraningrat (1985) menyebutkan ada tujuh unsur-unsur kebudayaan. Ia menyebutnya sebagai isi pokok kebudayaan. Ketujuh unsur kebudayaan universal tersebut adalah :
  1. Kesenian
  2. Sistem teknologi dan peralatan
  3. Sistem organisasi masyarakat
  4. Bahasa
  5. Sistem mata pencaharian hidup dan sistem ekonomi
  6. Sistem pengetahuan
  7. Sistem religi
Pada jaman modern seperti ini budaya asli negara kita memang sudah mulai memudar, faktor dari budaya luar memang sangat mempengaruhi pertumbuhan kehidupan di negara kita ini. Contohnya saja anak muda jaman sekarang, mereka sangat antusias dan up to date untuk mengetahui juga mengikuti perkembangan kehidupan budaya luar negeri. Sebenarnya bukan hanya orang-orang tua saja yang harus mengenalkan dan melestarikan kebudayaan asli negara kita tetapi juga para anak muda harus senang dan mencintai kebudayaan asli negara sendiri. Banyak faktor juga yang menjelaskan soal 7 unsur budaya universal yaitu :
1.Kesenian 
Setelah memenuhi kebutuhan fisik manusia juga memerlukan sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan psikis mereka sehingga lahirlah kesenian yang dapat memuaskan.
2.Sistem teknologi dan peralatan
Sistem yang timbul karena manusia mampu menciptakan barang – barang dan sesuatu yang baru agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dan membedakan manusia dengam makhluk hidup yang lain.


3.Sistem organisasi masyarakat
Sistem yang muncul karena kesadaran manusia bahwa meskipun diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna namun tetap memiliki kelemahan dan kelebihan masing – masing antar individu sehingga timbul rasa utuk berorganisasi dan bersatu.
4.Bahasa
Sesuatu yang berawal dari hanya sebuah kode, tulisan hingga berubah sebagai lisan untuk mempermudah komunikasi antar sesama manusia. Bahkan sudah ada bahasa yang dijadikan bahasa universal seperti bahasa Inggris.
5.Sistem mata pencaharian hidup dan sistem ekonomi
Sistem yang timbul karena manusia mampu menciptakan barang – barang dan sesuatu yang baru agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dan membedakan manusia dengam makhluk hidup yang lain.
6.Sistem pengetahuan
Sistem yang terlahir karena setiap manusia memiliki akal dan pikiran yang berbeda sehingga memunculkan dan mendapatkan sesuatu yang berbeda pula, sehingga perlu disampaikan agar yang lain juga mengerti.
 7.Sistem religi
Kepercayaan manusia terhadap adanya Sang Maha Pencipta yang muncul karena kesadaran bahwa ada zat yang lebih dan Maha Kuasa.

Referensi sumber:





Bagaimana cara anda mempopulerkan kebudayaan Indonesia?
Kita sebagai manusia yang mendiami dunia ini, harusnya bisa menjaga, melestarikan, dan membudidayakan segala yang ada di muka bumi ini. Indonesia dari berpuluh-puluh bahkan ratusan yang memiliki pesona keindahan dan keunikan kebudayaan yang tak kalah dengan negara lainnya. Dan kita sebagai warga negara Indonesia harusnya bangga terhadap kekayaan alam dan kebudayaan Indonesia.
Mempopulerkan kebudayaan Indonesia merupakan hal yang tidak sulit, karena kebudayaan Indonesia yang sangat banyak bahkan takbisa dihitung satu persatu harusnya bisa menjadi suatu aset dan harta alam yang sudah ada. Hanya saja, kita sebagai manusia bisa lebih melestarikan dan mengkoordinir alam agar kebudayaan Indonesia bisa diketahui oleh semua masyarakat bahkan semua negara. Dalam hal ini, pemerintah berperan dalam melestarikan alam dengan peraturan-peraturan yang khusus untuk mengkoordinir kebudayaan Indonesia. Dalam arti, pemerintah bisa memberikan suatu peraturan dalam hal pendidikan anak-anak yang dimana akan menjadi penerus dan pemilik kebudayaan Indonesia.
Pendidikan disini, maksud saya, pemerintah menganjurkan pelajaran yang mendidik dalam pelajaran kebudayaan. Mungkin dikenal dengan pelajaran seni budaya atau semacamnya. Dalam hal ini, harusnya pelajaran ini bisa lebih dikembangkan dan diperdalam agar anak bisa mengetahui dan bahkan menimbulkan keingintahuan terhadap budaya-budaya yang ada di Indonesia.
Disisi lain, kita sebagai generasi muda harusnya juga memiliki keingintahuan terhadap kebudayaan Indonesia, terlebih jika ingin berlibur ke suatu tempat harusnya tak perlu keluar negeri. Kita juga bisa menikmati alam dan kebudayaan yang ada di seluruh daerah bagian bagian Indonesia. Tanpa kita sadari, di daerah pedalaman yang jauh dari perkotaan memiliki tradisi, seni, dan budaya yang sangat kental. Menarik bukan untuk dijelajahi? Disini pemerintah pasti berperan, selain membuat peraturan dalam segi pendidikan anak-anak tetapi pemerintah juga memfasilitasi dan membuka untuk semua kalangan masyarakat dunia sehingga turis mancanegara nyaman dan selalu ingin mencari tahu tentang kebudayaan Indonesia yang menarik dan unik.
Jadi, menurut saya pendidikan dasar kebudayaan yang lebih dalam untuk anak-anak bisa dilakukan dari usia dini. Lalu, pemerintah ikut serta dalam memfasilitasi, mengkoordinir, dan melestarikan  kebudayaan agar Indonesia  lebih dikenal bahkan diakui pesona keindahan dan keunikan kebudayaan Indonesia.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar