TUGAS KE EMPAT ANALISA KASUS
TawuranAntarPelajar di
Cengkareng, 1 PelajarTewas
SeptianaLedysia – detikNews (Rabu, 15 Mei 2013)
JAKARTA
– WahyuKurniadi (19) pelajar SMKN 35
meninggalsetelahmenjadikorbantawuranantarpelajar di JalanDaanMogot, Cengkareng,
Jakarta Barat. Korbanmeninggal di UGD RSUD
Cengkarengkarenalukabacok.MenurutKanitReskrimPolsekCengkareng, AKP
Khoiritawuran Antara siswa SMK 53 Jakarta dengan SMK 35 terjadisekitarpukul
15.00 WIB. Dan sampaisaatinipolisimasihmenyelidikikasusutersebut.
“Saatini kami masihmemintaketerangansaksi-saksi
di tempatkejadianperkara,” ujarKhoirikepadawartawan, Rabu
(15/5/2013).Khoirimengatakan,
polisibarumengetahuiadanyakorbandaripihakrumahsakit.Pukul 17.15
WIB.Menurutpihak RS korbansebelummeninggalkarenalukasebetancelurit,
korbansemptdirawatselamasatu jam namunkorbantidaksanggupbertahan.“Kami
akanbergerakcepatmengungkapkejadianini,
saatinisedangdilakukanpengejaraanpelaku,” ucapKhoiri.
KepalaInstalasiRawatInap RSUD
Cengkareng, Budimanmengatakan,
saatdibawaolehteman-temannyakorbandalamkeadaanbersimbahdarah.
Korbanmengalamilukasabetancelurit di
punggungsebelahkiridenganpanjanglukamengangasekitar 15-20 cm.
“Saatinikorbanjugamasihada di rumahsakit, pihakkeluargajugasudahmengethuinya,”
imbuhnya.
SUMBER :
m.detik.com/news/read/2013/05/15/213540/2247165/10/tawuran-antara-pelajar-di-cengkareng-1-pelajar-tewas
Argument :
Tawuran
antar sekolah merupakan fenomena sosial yang sudah dianggap lumrah oleh
masyarakat. Sudah banyak kasus kematian di kalangan remaja akibat tawuran antar
sekolah. Dalam hal ini, pergaulan antar kelompok sebaya merupakan sebagian
besar penyebab adanya perilaku yang menyimpang. Ajakan-ajakan yang bersifat
negatif inilah yang cenderung pemuda mudah tergiur yang bisa jadi membahayakan
dirinya bahkan orang lain. Banyak hal penyebab terjadinya tawuran antar pemuda
ini, antara lain, karena mereka cenderung untuk mencoba-coba terjerumus
kepergaulan yang salah untuk memiliki kepribadian anarkis dan adapula karena
faktor keluarga. Disinilah peran keluarga sangat penting untuk pembentukan
karakteristik terhadap anak yang memiliki pedoman untuk anak dalam tidak
terjerumusnya hal-hal yang negatif. Disisi lain, sekolah juga memiliki peran
yang tak kalah pentingnya, karena sekolah harusnya bisa mendidik, menjaga, dan
menertibkan siswa/i nya. Perilaku positif merupakan dasar sebagai pembentukan
karakteristik anak. Lalu, lingkungan pun juga. Teman sebaya yang baik maka
tentu kita juga mengetahui pergaulan yang baik pula. Mungkin disisi lain, kita
tidak baik jika memilih teman. Tetapi dalam hal ini, memilih teman juga sangat
dibutuhkan dalam pergaulan yang tetap pada jalan yang bernilai poitif dan
bermanfaat bagi diri kita sendiri.
NAMA : MUNIFATUL IMTINAN
NPM : 26113209
KELAS : 1KB05
Tidak ada komentar:
Posting Komentar