Sabtu, 16 November 2013

ANALISA KASUS



TUGAS KE EMPAT ANALISA KASUS
 TawuranAntarPelajar di Cengkareng, 1 PelajarTewas
SeptianaLedysia – detikNews (Rabu, 15 Mei 2013)
JAKARTA – WahyuKurniadi (19) pelajar SMKN 35 meninggalsetelahmenjadikorbantawuranantarpelajar di JalanDaanMogot, Cengkareng, Jakarta Barat. Korbanmeninggal di UGD RSUD Cengkarengkarenalukabacok.MenurutKanitReskrimPolsekCengkareng, AKP Khoiritawuran Antara siswa SMK 53 Jakarta dengan SMK 35 terjadisekitarpukul 15.00 WIB. Dan sampaisaatinipolisimasihmenyelidikikasusutersebut.
“Saatini kami masihmemintaketerangansaksi-saksi di tempatkejadianperkara,” ujarKhoirikepadawartawan, Rabu (15/5/2013).Khoirimengatakan, polisibarumengetahuiadanyakorbandaripihakrumahsakit.Pukul 17.15 WIB.Menurutpihak RS korbansebelummeninggalkarenalukasebetancelurit, korbansemptdirawatselamasatu jam namunkorbantidaksanggupbertahan.“Kami akanbergerakcepatmengungkapkejadianini, saatinisedangdilakukanpengejaraanpelaku,” ucapKhoiri.
KepalaInstalasiRawatInap RSUD Cengkareng, Budimanmengatakan, saatdibawaolehteman-temannyakorbandalamkeadaanbersimbahdarah. Korbanmengalamilukasabetancelurit di punggungsebelahkiridenganpanjanglukamengangasekitar 15-20 cm. “Saatinikorbanjugamasihada di rumahsakit, pihakkeluargajugasudahmengethuinya,” imbuhnya.
SUMBER : m.detik.com/news/read/2013/05/15/213540/2247165/10/tawuran-antara-pelajar-di-cengkareng-1-pelajar-tewas
Argument :
Tawuran antar sekolah merupakan fenomena sosial yang sudah dianggap lumrah oleh masyarakat. Sudah banyak kasus kematian di kalangan remaja akibat tawuran antar sekolah. Dalam hal ini, pergaulan antar kelompok sebaya merupakan sebagian besar penyebab adanya perilaku yang menyimpang. Ajakan-ajakan yang bersifat negatif inilah yang cenderung pemuda mudah tergiur yang bisa jadi membahayakan dirinya bahkan orang lain. Banyak hal penyebab terjadinya tawuran antar pemuda ini, antara lain, karena mereka cenderung untuk mencoba-coba terjerumus kepergaulan yang salah untuk memiliki kepribadian anarkis dan adapula karena faktor keluarga. Disinilah peran keluarga sangat penting untuk pembentukan karakteristik terhadap anak yang memiliki pedoman untuk anak dalam tidak terjerumusnya hal-hal yang negatif. Disisi lain, sekolah juga memiliki peran yang tak kalah pentingnya, karena sekolah harusnya bisa mendidik, menjaga, dan menertibkan siswa/i nya. Perilaku positif merupakan dasar sebagai pembentukan karakteristik anak. Lalu, lingkungan pun juga. Teman sebaya yang baik maka tentu kita juga mengetahui pergaulan yang baik pula. Mungkin disisi lain, kita tidak baik jika memilih teman. Tetapi dalam hal ini, memilih teman juga sangat dibutuhkan dalam pergaulan yang tetap pada jalan yang bernilai poitif dan bermanfaat bagi diri kita sendiri.
NAMA : MUNIFATUL IMTINAN
NPM     : 26113209
KELAS : 1KB05

Tidak ada komentar:

Posting Komentar