Rabu, 02 Desember 2015

Makalah Kalimat Efektif dalam Bahasa Indonesia

KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur Penulis Panjatkan ke Hadirat Allah SWT karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga penulis dapat menyusun makalah ini tepat pada waktunya. Makalah ini membahas tentang “KALIMAT EFEKTIF” .
Tujuan dari penyusunan makalah ini juga untuk menambah wawasan tentang pengetahuan tentang Bahasa secara meluas. Sehingga besar harapan kami, makalah yang kami sajikan dapat menjadi kontribusi positif bagi pengembang wawasan pembaca.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Kritik konstruktif dari pembaca sangat penulis harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.
Semoga makalah ini dapat bermanfaat dan menjadi sumbangan pemikiran bagi pihak yang membutuhkan, khususnya bagi Penulis sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai.
Semoga makalah ini dapat memberikan manfaat kepada seluruh pembaca.

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI                                                                                                                    
BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar belakang                                                                                               
B.    Rumusan masalah                                                                                           
C.    Tujuan pembahasan                                                                                                                             D.    Manfaat pembahasan                                                                                      
BAB II PEMBAHASAN 
A.    Pengertian kalimat efektif                                                                               
B.    Ciri-ciri kalimat efektif                                                                                   
C.    Syarat kalimat efektif                                                                                     
D.    Struktur kalimat efektif                                                                                  
BAB III PENUTUP
Kesimpulan                                                                                                     
Daftar Pustaka      

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Bahasa adalah alat untuk berkomunikasi yang digunakan manusia dengan sesama anggota masyarakat lain pemakai bahasa itu. Bahasa itu berisi pikiran, keinginan, atau perasaan yang ada pada diri pembicara atau penulis. Bahasa yang digunakan itu hendaklah dapat mendukung maksud secara jelas agar apa yang dipikirkan, diinginkan, atau dirasakan itu dapat diterima oleh pendengar atau pembaca. Kalimat yang dapat mencapai sasarannya secara baik disebut dengan kalimat efektif.
Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mengungkapkan gagasan pemakainya secara tepat dan dapat dipahami oleh pendengar/pembaca secara tepat pula. Gagasan yang disampaikan sudah tepat, pendengar/pembaca dapat memahami pikiran tersebut dengan mudah, jelas, dan lengkap. Kalimat yang dibuat dapat mengungkapkan gagasan pemakainya secara tepat, unsur kalimat yang digunakan harus lengkap dan eksplisit. Artinya, unsur-unsur kalimat seharusnya ada yang tidak boleh dihilangkan. Sebaliknya, unsur-unsur yang seharusnya tidak ada tidak perlu dimunculkan.

B.    Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dari makalah ini adalah
1.      Apa yang dimaksud dengan kalimat efektif?
2.      Apa ciri-ciri kalimat efektif?
3.      Apa syarat yang mendasari kalimat efektif?
4.      Bagaimana struktur kalimat efektif?
  
C.    Tujuan Pembahasan
1.      Agar tidak terjadi kesalahan dalam penggunakan bahasa Indonesia sehingga menjadi    baik dan benar
2.      Mengetahui apa dan bagaimana penggunaan kalimat efektif dalam berbahasa
3.      Menjaga kemurnian bahasa Indonesia

D.   Manfaat Pembahasan
1.      Memahami pengertian kalimat efektif
2.      Dapat berfikir ilmiah dan kreatif bagi penulis dan pembaca
3.     Menjaga budaya Bahasa Indonesia yang baik dan mampu menerapkannya dalam  kehidupan sehari-hari

BAB II
PEMBAHASAN

A.          Pengertian Kalimat Efektif
Kalimat adalah satuan bahasa terkecil, dalam wujud lisan atau tulis yang memiliki subjek dan predikat. Bagi seorang pendengar atau pembaca, kalimat adalah kesatuan kata yang mengandung makna atau pikiran. Sedangkan bagi penutur atau penulis, kalimat adalah satu kesatuan pikiran atau makna yang diungkapkan dalam kesatuan kata.
Efektif mengandung pengertian tepat guna, artinya sesuatu akan berguna jika dipakai pada 
sasaran yang tepat. Pengertian efektif dalam kalimat adalah ketetapan penggunaan kalimat dan ragam bahasa tertentu dalam situasi kebahasaan tertentu pula.
         Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mengungkapkan gagasan penutur/penulisnya secara tepat sehingga dapat dipahami oleh pendengar/pembaca secara tepat pula. Efektif dalam hal ini adalah ukuran kalimat yang memiliki kemampuan menimbulkan gagasan atau pikiran pada pendengar atau pembaca. Dengan kata lain, kalimat efektif  adalah kalimat yang dapat mewakili pikiran penulis atau pembicara secara tepat sehingga pendengar/pembaca dapat memahami pikiran tersebut dengan mudah, jelas dan lengkap seperti apa yang dimaksud oleh penulis atau pembicaranya. Kalimat yang efektif  mempersoalkan bagaimana ia dapat mewakili secara tepat isi pikiran atau perasaan pengarang/pembicara, bagaimana ia dapat mewakilinya secara segar, dan sanggup menarik perhatian pembaca dan pendengar terhadap apa yang dibicarakan (Keraf, 2004:40).  

B.           Ciri-ciri Kalimat Efektif
1.      Kesepadanan
Suatu kalimat efektif harus memenuhi unsur gramatikal yaitu unsur subjek (S), predikat (P), objek (O), keterangan (K). Di dalam kalimat efektif harus memiliki keseimbangan dalam pemakaian struktur bahasa.
Contoh:
Budi (S) pergi (P) ke kampus (KT). (Tidak Menjamakkan Subjek)
2.      Kecermatan Dalam Pemilihan dan Penggunaan Kata
Dalam membuat kalimat efektif jangan sampai menjadi kalimat yang ambigu (menimbulkan tafsiran ganda).
Contoh:
Mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi yang terkenal itu mendapatkan hadiah (efektif).

3.      Kehematan
Kehematan dalam kalimat efektif adalah hemat dalam mempergunakan kata, frasa, atau bentuk lain yang dianggap tidak perlu, tetapi tidak menyalahi kaidah tata bahasa. Hal ini dikarenakan, penggunaan kata yang berlebih akan mengaburkan maksud kalimat. Untuk itu, ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan untuk dapat melakukan penghematan, yaitu:
a. Menghilangkan pengulangan subjek.
b. Menghindarkan pemakaian superordinat pada hiponimi kata.
c. Menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat.
d. Tidak menjamakkan kata-kata yang berbentuk jamak.
Contoh:
Karena tidak diajak, dia tidak ikut belajar bersama di rumahku. (efektif)
4.      Kelogisan
Kelogisan ialah bahwa ide kalimat itu dapat dengan mudah dipahami dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku. Hubungan unsur-unsur dalam kalimat harus memiliki hubungan yang logis/masuk akal.
Contoh:
Untuk menghemat waktu, kami teruskan acara ini. (efektif)
5.      Kesatuan atau Kepaduan
Kesatuan atau kepaduan di sini maksudnya adalah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu, sehingga informasi yang disampaikannya tidak terpecah-pecah. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menciptakan kepaduan kalimat, yaitu:
a. Kalimat yang padu tidak bertele-tele dan tidak mencerminkan cara berpikir yang tidak simetris.
b. Kalimat yang padu mempergunakan pola aspek + agen + verbal secara tertib dalam kalimat-kalimat yang berpredikat pasif persona.
c. Kalimat yang padu tidak perlu menyisipkan sebuah kata seperti daripada atau tentang antara predikat kata kerja dan objek penderita.
Contoh:
Makalah ini membahas teknologi fiber optik. (efektif)
6.      Keparalelan atau Kesajajaran
Keparalelan atau kesejajaran adalah kesamaan bentuk kata atau imbuhan yang digunakan dalam kalimat itu. Jika pertama menggunakan verba, bentuk kedua juga menggunakan verba. Jika kalimat pertama menggunakan kata kerja berimbuhan me-, maka kalimat berikutnya harus menggunakan kata kerja berimbuhan me- juga.
Contoh:
 Kakak menolong anak itu dengan memapahnya ke pinggir jalan. (efektif)
7.      Ketegasan
Ketegasan atau penekanan ialah suatu perlakuan penonjolan terhadap ide pokok dari kalimat. Untuk membentuk penekanan dalam suatu kalimat, ada beberapa cara, yaitu:
a. Meletakkan kata yang ditonjolkan itu di depan kalimat (di awal kalimat).
b.      Membuat urutan kata yang bertahap.
c. Melakukan pengulangan kata (repetisi).
d. Melakukan pertentangan terhadap ide yang ditonjolkan.
e. Mempergunakan partikel penekanan (penegasan), seperti: partikel –lah, -pun, dan –kah.
C.    Syarat-syarat Kalimat Efektif
Syarat-syarat kalimat efektif adalah sebagai berikut:
1.    Secara tepat mewakili pikiran pembicara atau penulisnya.
2.   Mengemukakan pemahaman yang sama tepatnya antara pikiran pendengar atau pembaca   dengan yang dipikirkan pembaca atau penulisnya.

D.       Struktur dalam Kalimat Efektif
Setiap unsur yang terdapat di dalamnya (yang pada umumnya terdiri dari kata) harus menempati posisi yang jelas dengan hubungan satu sama lain. Kata-kata itu harus diurutkan berdasarkan aturan-aturan yang sudah dibiasakan.Tidak boleh menyimpang apalagi bertentangan. Setiap penyimpangan biasanya akan menimbulkan kelainan yang tidak dapat diterima oleh masyarakat pengguna bahasa itu.
Walaupun kata yang digunakan dalam kalimat itu sama,namun terdapat kesalahan. Kesalahan itu terjadi karena kata-kata tersebut (sebagai unsur kalimat)tidak jelas fugsinya. Hubungan kata yang satu dengan yang lain tidak jelas. Kata-kata itu juga tidak diurutkan berdasarkan apa yang sudah ditentukan oleh pemakai bahasa. Demikianlah biasanya yang terjadi akibat penyimpangan terhadap kebiasaan struktural pemakaian bahasa pada umumnya.Akibat selanjutnya adalah kekacauan pengertian.Agar hal ini tidak terjadi,maka si pemakai bahasa selalu berusaha mentaati hukum yang sudah dibiasakan.

BAB III
PENUTUP  

KESIMPULAN
Kalimat efektif adalah kalimat yang benar-benar dapat menjalankan fungsinya sebagai sarana komunikasi yang baik. Kesalahan yang banyak ditemukan dapat dikelompokkan sebagai berikut, ketidaklengkapan unsur kalimat, kalimat dipengaruhi bahasa Inggris, kalimat ambigu (mengandung makna ganda), kalimat bermakna tidak logis, kalimat mengandung gejala pleonasme (pemborosan kata), dan kalimat dengan struktur rancu (tidak lengkap dan tidak paralel). Sebuah kalimat dapat  dikatakan efektif apabila berhasil menyampaikan pesan, gagasan, perasaan, maupun pemberitahuan sesuai dengan maksud pembicara atau penulis. Disisi lain ada beberapa persyaratan yang perlu di perhatikan dalam membuat kalimat efektif yaitu :
a.       Kesepadanan dan kesatuan.
b.      Kesejajaran bentuk-bentuk bahasa yang di pakai.
c.       Penekanan untuk mengemukakan ide pokok.
d.      Kehematan dalam menggunakan kata.
e.       Kevariasian dalam struktur kalimat.

DAFTAR PUSTAKA


Tidak ada komentar:

Posting Komentar