KATA
PENGANTAR
Penulis
berharap makalah ini dapat menambah wawasan mengenai Bahasa Indonesia terutama
materi mengenai “Perancangan Penulisan
Ilmiah”. Sehingga kita saat membuat penulisan ilmiah,
kita dapat memahami dalam tahap pembuatan suatu
penulisan ilmiah. Penulis
sadar bahwa dalam makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena
itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang
bersifat membangun dari para pembaca. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi
kita.
Penulis
berharap makalah ini dapat menambah wawasan mengenai Bahasa Indonesia. Sehingga
kita saat berkomunikasi, kita dapat meminimalisir kesalahpahaman yang akan
terjadi yang dikarenakan bahasa yang kita gunakan. Kami sadar bahwa
dalam makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kami sangat
mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari para pembaca. Semoga
makalah ini dapat bermanfaat bagi kita.
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar
belakang
B. Rumusan
masalah
C. Tujuan
pembahasan
BAB II PEMBAHASAN
A.
Definisi Penulisan
Ilmiah
B.
Ciri-ciri Penulisan
Ilmiah
C. Perencanaan
Penulisan Ilmiah
BAB III PENUTUP
Kesimpulan
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Sangat penting Peranan Bahasa
Indonesia di dalam dunia Pendidikan dan dunia sehari-hari kita. Mengingat hal
yang terjadi pada zaman sekarang banyak bagi mereka yang seolah-olah ingin
melupakan bahasa Indonesia bahasa persatuan ataupun gengsi dan lain sebagai
nya, karena kebanyakan bagi mereka lebih memilih bahasa internasional yang
sedang tren saat ini yaitu English Language (Bahasa Inggris). Dan pula banyak
dari mereka bagi mahasiswa yang belum mengetahui bagaimana cara membuat makalah
/penulisan ilmiah yang sebenarnya (yang sempurna).
Sehingga dari latar belakang
tersebut kami sebagai penulis untuk mendeskripsikan secara detail. Mengingat
salah satu kendala yang dihadapi oleh mahasiswa pembuatan penulisan ilmiah sebagai salah satu syarat penyelesaian
B. Rumusan
Masalah
Dari latar belakang di atas,
dapatlah di tarik beberapa rumusan masalah yang menjadi focus penulis dalam
menganalisa yaitu sebagai berikut :
1. Bagaimana
merencanakan penulisan karya ilmiah?
2. Bagaimana
cara merumuskan tujuan penulisan karya ilmiah?
C. Tujuan
Penulisan
Tujuan penulisan dan penyusunan
makalah ini yaitu sebagai bahan dan referensi dan untuk mengetahui bagaimana
cara mengetahui dan merencanakan penulisan karya ilmiah.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Definisi Penulisan Ilmiah
Penulisan ilmiah adalah karya tulis yang disusun oleh
seorang penulis berdasarkan hasil-hasil penelitian ilmiah yang telah
dilakukannya. Karya ilmiah juga biasa disebut karangan ilmiah. Menurut
Brotowidjoyo karangan ilmiah adalah karangan ilmu
pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang
baik dan benar.
Adapun jenis karangan ilmiah yaitu:
1.
Makalah: karya tulis yang menyajikan suatu masalah yang pembahasannya
berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris-objektif (menurut bahasa,
makalah berasal dari bahasa Arab yang berarti karangan).
2. Kertas kerja: makalah yang memiliki tingkat analisis lebih serius, biasanya
disajikan dalam lokakarya.
3.
Skripsi: karya tulis ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasar
pendapat orang lain
4.
Tesis: karya tulis ilmiah yang sifatnya lebih mendalam daripada skripsi.
5. Disertasi: karya tulis ilmiah yang mengemukakan suatu dalil yang dapat
dibuktikan oleh penulis berdasar data dan fakta yang sahih dengan analisi yang
terinci.
Karya ilmiah ada dua jenis, yaitu :
·
Karangan ilmiah, yaitu salah satu jenis karangan yang berisi serangkaian
hasil pemikiran yang
diperoleh sesuai dengan sifat keilmuannya.
diperoleh sesuai dengan sifat keilmuannya.
·
Laporan ilmiah, yaitu suatu wahana penyampaian berita, informasi,
pengetahuan,atau gagasan dari seseorang kepada orang lain. Laporan ini
dapat berbentuk lisan dan dapat berbentuk tulisan. Laporan yang disampaikan
secara tertulis merupakan suatu karangan.. Jika laporan ini berisi serangkaian
hasil pemikiran yang diperoleh dari hasil penelitian, pengamatan ataupun
peninjauan, maka laporan ini termasuk jenis karangan ilmiah. Dengan kata lain,
laporan ilmiah ialah sejenis karangan ilmiah yang mengupas masalah ilmu
pengetahuan dan telnologi yang sengaja disusun untuk disampaikan kepada
orang-orang tertentu dan dalam kesempatan tertentu.
B. Ciri – Ciri Karya Ilmiah
Apa pun jenis karya ilmiah yang ditulis oleh ilmuwan atau akademisi –
sebagaimana telah diuraikan pada bagian sebelumnya – harus mempunyai ciri-ciri
sebagai berikut.
·
Objektif. Keobjektifan ini menampak pada setiap fakta dan data
yang diungkapkan berdasarkan kenyataan yang sebenarnya, setiap pernyataan atau simpulan yang disampaikan
berdasarkan bukti-bukti yang bisa dipertanggungjawabkan
· Netral. Kenetralan
ini bisa terlihat pada setiap pernyataan atau penilaian bebas dari kepentingan-kepentingan
tertentu baik kepentingan pribadi maupun kelompok.
· Sistematis. Uraian
yang terdapat pada karya ilmiah dikatakan sistematis apabila mengikuti pola
pengembangan tertentu, Dengan cara demkian, pembaca akan bisa mengikutinya dengan
mudah alur uraiannya.
· Logis. Kelogisan
ini bisa dilihat dari pola nalar yang digunakannya, pola nalar induktif atau
deduktif. Kalau bermaksud menyimpulkan suatu fakta atau data digunakan pola
induktif; sebaliknya, kalau bermaksud membuktikan suatu teori atau hipotesis
digunakan pola deduktif.
· Menyajikan
fakta (bukan emosi atau perasaan). Setiap pernyataan,
uraian, atau simpulan dalam karya ilmiah harus faktual, yaitu menyajikan fakta.
C. Perencanaan Penulisan Karya Ilmiah
Untuk menghasilkan
sebuah karya ilmiah yang baik, seorang penulis harus merencanakan nya. Dengan
matang. Beberapa langkah yang harus dilalui meliputi:
1. Memilih topik
2. Merumuskan tujuan penulisan
3. Mengumpulkan bahan
4. Menyusun kerangka.
Dengan
langkah yang sistematis itu, hasil tulisandari seorang penulis di harapkan
tidak memiliki cacat yang sekecil-kecilnya.
1. Pemilihan Topik
Memilih topik berarti memilih apa yang akan menjadi pokok
pembicaraan. Topik itu dapat
diperoleh dari berbagai sumber yakni : pengalaman, pengamatan, pendapat dan
khayalan. Topik-topik karya ilmiah banyak yang bersumber pada pengamatan,
pengalaman dan penalaran.
Istilah topik sering dikacaukan dengan tema. Topik adalah medan atau lapangan masalah yang akan digarap
dalam karya tulis atau penelitian. Tema adalah pernyataan sentral atau
pernyataan inti tentang topik yang akan ditulis. Tema sifatnya masih hipotesis
yang masih hipotesis yang masih memerlukan pembinaan atau penolakan dengan cara
penelitian.
2. Merumuskan
Tujuan Penulisan
Rumusan
tujuan penulisan adalah suatu gambaran atau perencanaan
menyeluruh yang akan mengarahkan penulis dalam penulisan selanjutnya dengan
menentukan tujuan penulisan. Bahan-bahan apa yang diperlukan Organisasi
karangan yang akan diterapkan dan sudut pandang penulis yang dipilih.
Tujuan
penulisan dapat di rumuskan dalam bentuk tesis. Jika tulisan yang dikembangkan
bukan merupakan dari seluruh tulisan, maka tujuan penulisan dapat dirumuskan
dalam bentuk pernyataan maksud keduanya akan membimbing penulis dalam
mengarahkan tulisannya.
Tesis adalah
sebuah kalimat yang merupakan kunci untuk seluruh tulisan. Sebuah tesis itu
senada dengan kalimat topik dalam suatu paragraph tesis umumnya berbentuk suatu
kalimat, baik kalimat tunggal atau kalimat majemuk bertingkat. Sebuah tesis
tidak berbentuk kalimat majemuk setera, karena dalam kalimat majemuk secara
berisi dua gagasan sentral. Fungsi tesis dalam sebuah karangan sama dengan
fungsi topik untuk paragraph pertama dalam karangan ilmiah.
3. Mengumpulkan Bahan
Bahan-bahan yang diperoleh dari
berbagai sumber sebaiknya di catat dalam kartu-kartu informsi. Pengetahuan ini
perlu di lakukan terutama dalam penulisan karya ilmiah yang cukup besar.
Seperti : Skripsi, tesis, disertasi atau buku. Pengetahuan ini bertujuan
untuk memudahkan penulis dalam melacak sumber informasiya.
Informasi yang diperoleh dari bacaan
dapat di tuliskan dalam berbarapa bentuk, yakni :
1.
Kutipan, Jika kita menyalin kata-kata dari buku tepat seperti aslinya.
2.
Prafase, jika kita mengungkapkan kembali maksud penulis dengan kata-kata
sediri
3.
Rangkuman atau ringkasan. Jika kita menyaring yang kit abaca.
4.
Evaluasi atau ulasan, jika kita mengemukakan reaksi terhadap gagasan yang
dikemukakan penulis
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Perencanaan Penulisan Karya Ilmiah
adalah merencanakan dengan matang suatu topik yang benar-benar dipilih
oleh penulis.
Topik karya ilmiah banyak bersumber
dari hasil pengamatan. Pengalaman dan penjelasan. Untuk mengambil topik harus
yang menarik untuk dibahas, tidak terlalu luas dan terlalu sempit sesuai dengan
minat dan kemampuan penulis.