Senin, 24 November 2014

PROPOSAL



Mata Kuliah Manajemen Proyek dan Resiko
MEMBUAT  PROPOSAL  DIBIDANG PERBANKAN

PROPOSAL MANAJEMAN RESIKO BERBASISIS (IT)
SECURITY SYSTEM LAYANAN E-BANKING

 

NAMA                 : MUNIFATUL IMTINAN
NPM                     : 26113209
KELAS                : 2KB01


UNIVERSITAS GUNADARMA
PTA 2014/2015

PROPOSAL


MANAJEMAN RESIKO BERBASISIS (IT)
SECURITY SYSTEM E-BANKING DI PERBANKAN 

http://www.iasadvance.com/Corporate/Logo/IAS%20Logo.jpg








PT IAS ACCOUNTING SOFTWARE IT CORPORATION
2014




ABSTRAKSI

Salah satu sektor yang paling dramatis terpengaruh oleh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi adalah perbankan. Layanan perbankan elektronik menjadi andalan saat ini dikembangkan oleh pihak perbankan. Sebagaimana teknologi lainnya, selain memiliki kelebihan berupa kemudahan dan manfaat luas yang meningkatkan kualitas kehidupan manusia, maka layanan perbankan elektronik juga memiliki banyak kelemahan yang patut diwaspadai dan diantisipasi. Salah satu kelemahan E-Banking adalah kejahatan dalam pembobolan sistem dalam jaringan bank dan pencurian accout. Agar  teknologi tersebut tetap dapat dipakai, manfaatnya terus dinikmati oleh umat manusia namun juga harus ada tanggung jawab, pengawasan dan pengamanan berupa software untuk memperbaiki kelemahan, menanggulangi permasalahan dalam hal kriminalitas serta yang paling penting adalah meningkatkan kesadaran dan menanamkan pemahaman tentang resiko dari pemanfaatan teknologi yang digunakan oleh layanan perbankan itu terutama kepada masyarakat luas, pengguna/nasabah, pemerintah/regulator, aparat penegak hukum dan penyelenggara layanan itu sendiri. Karena masalah keamanan adalah tanggung jawab yang utama dan bersama, semua pihak harus turut serta berperan aktif dalam upaya peningkatan pengamanan. Kerjasama yang berterkaitan pemanfaatan teknologi ini sangat diperlukan. IAS Accounting Software IT Corporation merupakan salah satu perusahaan yang mengembangkan pengamanan terhadap fasilitas E-Banking untuk memecahkan masalah yang sedang terjadi di dunia perbankan. 



BAB I
PENDAHULUAN


1.1   LATAR BELAKANG
Dewasa ini teknologi informasi sudah merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting, bahkan sebagai tuntutan yang mendesak bagi setiap orang untuk menyelesaikan semua permasalahan dengan cepat serta meringankan semua pekerjaannya. Seiring dengan situasi seperti ini, perkembangan teknologi informasi terutama peranan komputer mendapatkan perhatian yang sangat serius. Teknologi informasi ini memberi dampak luar biasa dalam dunia perbankan saat ini. Akhir-akhir ini banyak sekali perubahan pada teknologi informasi, demikian juga di bidang telekomunikasi, kebanyakan disebabkan karena adanya desakan dan dasyatnya kompetisi di dunia perbankan saat ini.
Perkembangan teknologi informasi menciptakan jenis-jenis dan peluang-peluang bisnis yang baru dimana transkasi-transaksi bisnis makin banyak dilakukan secara elektronika. Berkaitan dengan perkembangan teknologi informasi tersebut memungkinkan setiap orang dengan mudah melakukan transaksi perbankan. Perkembangan internet memang cepat dan memberi pengaruh signifikan dalam aspek kehidupan kita. Penggunaan internet tidak hanya terbatas pada pemanfaatan informasi yang dapat diakses melalui media, melainkan juga dapat digunakan sebagai sarana untuk melakukan transaksi perbankan. Bank indonesia mulai memasuki dunia maya yaitu internet banking atau yang lebih dikenal E-Banking, yang merupakan bentuk layanan perbankan secara elektronik melalui media E-Banking pada dasarnya merupakan suatu kontrak transaksi antara pihak bank dan nasabah yang memberikan manfaat berganda dengan menggunakan media internet.
E-Banking kini bukan lagi istilah yang asing bagi masyarakat Indonesia khususnya yang tinggal di wilayah perkotaan. Hal tersebut disebabkan semakin banyaknya perbankan nasional yang menyelenggarakan layanan tersebut. Di masa mendatang, layanan ini tampaknya sudah bukan lagi sebuah layanan yang akan memberikan competitive advantage bagi bank yang menyelenggarakannya. Keadaannya akan sama seperti pemberian fasilitas ATM. Semua bank akan menyediakan fasilitas tersebut.
Penyelenggaraan E-Banking yang sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasi, dalam kenyataannya pada satu sisi membuat jalannya transaksi perbankan semakin mudah, akan tetapi di sisi yang lain membuatnya juga semakin berisiko. Risiko inilah yang dapat menimbulkan sebuah masalah dalam kriminalitas. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki penduduk terbesar di dunia dengan jumlah penduduk 200 juta lebih. Hal ini membuat persaingan dalam meperoleh pekerjaan sangat ketat mengingat Indonesia merupakan negara berkembang. Karena begitu sulit mendapatkan pekerjaan, berbagai jalan pintas dengan menghalalkan segala cara pun dipilih seperti mencuri, merampok, dan berbagai tindakan kriminal lainnya seperti contoh pembobolan sistem dalam jaringan bank. Pada zaman sekarang ini teknologi sudah semakin canggih begitu pula tindak kriminalnya. Proses pengiriman dan transaksi uang sudah bisa menembus ruang dan waktu akan tetapi hal ini tidak lepas dari tindak kriminal. Banyak nasabah bank tidak memanfaatkan fasilitas E-Banking karena banyak tindakan kriminal yang semakin meningkat dari tahun ke tahun seperti pencurian account data sehingga uang nasabah hilang secara tiba-tiba. Oleh sebab itu PT IAS Accounting Software IT Corporation didirikan untuk memecahkan masalah yang sedang terjadi di dunia perbankan.


1.2  TUJUAN

Adapun tujuan pendirian perusahaan ini yaitu memperkenalkan produk software yang dapat membantu dalam memcahkan masalah kriminalitas di perusahaan-perusahaan berbasis IT khusunya perbankan untuk :

v  Memecahkan masalah untuk mengantisipasi praktik Cyber Crime
v  Memberikan solusi pada perusahaan khususnya perusahaan bank untuk memperketat keamanan
v  Sistem yang berbasis IT, seperti transaksi ATM, E-Banking, proteksi account bank, dll
v  Mencegah terjadinya kerusakan sistem database, pencurian dan perusakkan data (Cracker)
v Untuk mengetahui ancaman keamanan atau resiko yang berkaitan dengan aktivitas Internet Banking.


1.3  MANFAAT
Adapun manfaat yang akan didapatkan oleh perusahaan perbankan yaitu :

v  Terjaminnya keamanan sistem database suatu bank dari berbagai tindak kejahatan seperti pencurian data, perusakkan sistem dan penggandaan data.
v Mereduksi tindak kejahatan pada perusahaan perbankan, terutama memperkuat keamanan dan
v  Melindungi fasilitas dan database dalam E-Banking dan ATM dari kriminalitas keamanan banking.

BAB II
ANALISIS PERUSAHAAN

2.1  ANALISA SISTEM KEAMANAN
Sistem Keamanan Internet Banking
Kesempatan Indonesia untuk mengembangkan E-Banking sangat terbuka luas. Hal itu dimungkinkan karena pertumbuhan penggunaan internet di kawasan Asia sangat tinggi dan nasabah perbankan memerlukan layanan yang lebih lagi.
 Salah satu isu yang menjadi permasalahan dalam penggunaan internet banking adalah sistem kemanan bertransaksi perbankan dengan menggunakan internet. Masalah yang sering muncul adalah adanya pencurian nomor kredit dan MITM Attack. MITM attack adalah serangan dimana attacker berada di tengah bebas mendengarkan dan mengubah percakapan antara dua pihak. Sedangkan pencurian dalam nomor kredit, nomor curian kemudian dimanfaatkan oleh orang yang sesungguhnya tidak berhak. Nasabah harus diyakinkan oleh pihak bank bahwa transaksi perbankan berjalan aman karena bank bersangkutan memiliki perangkat keamanan untuk mencegah para hacker mengganggu transaksi mereka.
Menurut Gary Lewis dan Kenneth Thygerson (Harahap, Khairil Aswan : 52), ada dua jenis sistem keamanan yang dipakai dalam internet banking, antara lain:
a)      Sistem Cryptography
Sistem ini menggunakan angka-angka yang dikenal dengan kunci (key). Sistem ini disebut juga dengan sistem sandi. Ada dua tipe cryptography, yaitu simetris dan asimetris. Pada sistem simestris menggunakan kode kunci yang sama bagi penerima dan pengirim pesan. Kelemahan dari cryptography simestris adalah kunci ini harus dikirim pada pihak penerima dan hal ini memungkingkan seseorang untuk mengganggu di tengah jalan. Sistem cryptography asimetris juga mempunyai kelemahan yaitu jumlah kecepatan pengiriman data menjadi berkurang karena adanya tambahan kode. Sistem ini biasanya digunakan untuk mengenali nasabah dan melindungi informasi finansial nasabah.
b)      Sistem Firewall
Firewall merupakan sistem yang digunakan untuk mencegah pihak-pihak yang tidak diijinkan untuk memasuki daerah yang dilindungi dalam unit pusat kerja perusahaan. Firewall berusaha untuk mencegah pihak-pihak yang mencoba masuk tanpa ijin dengan cara melipatgandakan dan mempersulit hambatan-hambatan yang ada. Namun, yang perlu diingatkan adalah bahwa sitem firewall ini tidak dapat mencegah masuknya virus atau gangguan yang berasala dari dalam perusahaan itu sendiri.

2.3  PROSPEK USAHA

Dengan berdirinya perusahaan yang bergerak di bidang IT ini dan semakin berkembangnya peran teknologi dalam kehidupan masyarakat, maka perusahaan ini diprediksikan akan terus bertahahan dan maju untuk membantu perusahaan-perusahaan yang berbasis IT khususnya perbankan untuk membantu pengamanan fasilitas IT atau E-Banking pada perbankan sehingga mereduksi terjadinya tindak kriminal. 



2.3  SASARAN
           
Produk software ini bertujuan untuk memberikan sistem keamanan pada fasilitas IT. -Sehingga perusahaan-perusahaan yang memiliki fasilitas IT dan sistem database seperti E-Banking pada perbankan menjadi partner dan solusi yang tepat untuk dijadikan mitra kerja sama dalam pengembangan dan kemajuan software ini. 

2.4  RISIKO

 2.4.1  Evaluasi tentang Usaha (Analisis SWOT)

·         Strength (Kekuatan)
Dengan produk IT yang berkualitas, perusahaan ini dapat memenuhi kebutuhan client (Perusahaan berbasis IT) dan solusi yang membutuhkan pengamanan sistem IT perusahaan yang membutuhkan seperti perusahaan perbankan.

·         Weaknes (Kelemahan)
Persaingan pasar dengan perusahaan luar yang memiliki sumber daya manusia lebih handal dan juga fasilitas teknologi yang lebih maju.

·         Oportunity (Peluang)
Peluang sangat terbuka karena banyak perusahaan yang membutuhkan pengamanan untuk fasilitas IT pada perusahaan mereka khususnya  perbankan.


·         Threaty (Ancaman)  
v  - Munculnya perusahaan - perusahaan baru yang sejenis yang berusaha menyaingi perusahaan PT  IAS Accounting Software IT Coporation sehingga menimbulkan persaingan ketat antar perusahaan tersebut.
v   - Pelayanan transaksi E-Banking yang dapat di akses selama 24 jam tanpa mengenal batasan jarak  dalam sehari, maka hal ini juga menjadi pertimbangan risiko karena administrator dan petugas lapangan yang hanya bekerja kurang lebih 10 jam dalam sehari maka dikhawatirkan hal ini dapat menjadikan celah bagi para hacker dan terjadinya Cyber Crime
v   - Jika nasabah atau pelanggan salah mengetik situs asli, identitas pengguna, dan nomor identifikasi personal (PIN) maka dapat diketahui oleh petugas dan mudah diketahui. 
  Namun hal ini dapat ditutupi dengan sistem yang dapat bekerja secara penuh 24 jam dan dengan pematauan kamera CCTV




















BAB III
PERENCANAAN ANGGARAN BIAYA

           
Hardware
Hardware

Jumlah Unit
Harga/unit
Jumlah
100 Komputer
Rp 6.000.000,-
Rp 600.000.000,-
100 Printer
Rp 500.000,-
Rp 50.000.000,-

Total
Rp 650.000.00,-




Software

Nama Paket
Harga
Jumlah
100 paket MS Office
Rp 1.700.000,-
Rp 170.000.000,-
100 paket original OS
Rp 1.500.000,-           
Rp 150.000.000,-

Total
Rp 220.000.000,-



Perlengkapan Alat Kantor
Perlengkapan Alat Kantor

Unit
Harga/unit
Jumlah
100 Meja Kerja
Rp 2.000.000,-
Rp 200.000.000,-
Kertas A4x100 Rim
Rp 50.000,-
Rp 5.000.000,-
50 Lemari Arsip Kerja
Rp 4.000.000,-
Rp 200.000.000,-

Total
Rp 405.000.000,-


Biaya Sumber Daya Manusia (SDM)

Jumlah SDM
Gaji
Jumlah
10 Personal Trainer                 
Rp 25.000.000,-         
Rp 250.000.000,-
10 Sistem Analis                      
Rp 15.000.000,-         
Rp 150.000.000,-
50 Programmer                       
Rp 8.000.000,-           
Rp 400.000.000,-

Total
Rp 800.000.000-,



                                                            Total Investasi           =        Rp 2.075.000.000,- 







PENUTUP
Demikian proposal yang kami ajukan, semoga proposal ini bisa di setujui sehingga kerja sama dapat terwujud dan proyek ini dapat terealisasikan dalam perusahaan. Kemudian proyek ini bisa bermanfaat dalam melindungi dan menambah kinerja yang lebih optimal.
 







DAFTAR PUSTAKA


Tidak ada komentar:

Posting Komentar