NAMA : MUNIFATUL IMTINAN
KELAS : 3KB01
JUDUL
MATERI : WIRELESS NETWORK
I.
Pengertian
Wireless Network
Wireless network
merupakan sekumpulan komputer yang saling terhubung antara satu dengan lainnya
sehingga terbentuk sebuah jaringan komputer dengan menggunakan media
udara/gelombang sebagai jalur lintas datanya, yang memungkinkan perangkat-perangat didalamnya seperti
komputer, hp, dll bisa saling berkomunikasi secara wireless/tanpa kabel. Wireless Network memungkinkan pengguna
menjelajahi World Wide Web atau tersambung ke jaringan tanpa kekusutan kabel.
Wireless sangat praktis karena pengguna dapat memindahkan perangkatnya tanpa
terganggu bentangan kabel Wireless
network umumnya diimplementasikan menggunakan komunikasi radio. Implementasi
ini berada pada level lapisan fisik (pysical layer) dari OSI model.
Adapun pengertian lainnya adalah sekumpulan standar yang digunakan untuk
Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks – WLAN) yang didasari
pada spesifikasi IEEE 802.11
II.
Cellular
Wireless Network
Cellular network atau mobile
network adalah jaringan radio terdistribusi yang melayani media komunikasi
perangkat mobile seperti handphone, pager, dll.
Contoh: GSM, PCS, dan D-AMPS.
Contoh: GSM, PCS, dan D-AMPS.
2.1
AMPS (Advance Mobile Phone System)
Merupakan generasi pertama pada teknologi
selular. System ini di alokasikan pada Band 800 Mhz. jaringan ini mengguakan
sirkuit terintergrasi yang sangat besar yang terdiri dari Computer Dedicated
dan System Switch. AMPS menggunakan range frekuensi antara 824 Mhz – 894 Mhz
yang menggunakan system Analog. AMPS hanya di operasikan pada band 800 Mhz dan
tidak menawarkan fitur lain yang umum digunakan pada layanan seluler seperti
e-mail dan browsing di web. Kualitas suara yang kurang bagus serta beberapa
permasalahan teknis menjadi kendala dari system AMPS ini sehingga system ini
tidak berkembang dan bahkan ditinggalkan setelah teknologi digital berkembang,
definisi yang ada begitu luas, akan kami coba rangkum dengan hints berikut ini
:
Analog System = one call per channel, 832 Channels, Analog Band =
800MHz,
2.2
CDMA (Code Devision Multiple Access)
Code Devision Multiple Access yang menggunakan
teknik penyebaran spectrum. Berbeda dengan metode Global System for Mobile
Communication (GSM) yang menggunakan Time Division Multiplexing (TDM), CDMA
tidak memberikan penanda pada frekuensi khusus pada setiap user. Setiap channel
menggunakan spectrum yang tersedia secara penuh. Percakapan individual akan di
encode atau di sandikan dengan pengaturan digital secara pseudo random. CDMA
merupakan perkembangan AMPS yang pertama kali di gunakan oleh militer Amerika
Serikat sebagai komunikasi Intelejen pada waktu perang. Dan pada dasarnya
adalah perkembangan technology IS90 yang menggunakan frequency yg mirip dengan
AMPS yaitu 800Mhz dan sekarang juga telah menggunakan freq 1900Mhz.
Perkembangan CDMA mulai secepat perkembangan GSM yang banyak diadopsi oleh sebagian
besar operator di berbagai macam Negara. Di Indonesia untuk jaringan CDMA
ditempati oleh Mobile-8, SmartTelecom, Telkom Indonesia, Indosat dan Bakrie
Telecom.
Seperti yang telah di sampaikan di ataa AMPS identik dengan CDMA bahkan
berkembang dari teknologi IS90, penggunaan frequency baik AMPS maupun CDMA
masih ada persamaan dengan menggunakan 800mhz untuk transmisinya, sehingga tak
aneh kalo dulu kita mendapati pada waktu pertama kali Telkom mengeluarkan
produk Flexy nya masih kita jumpai beberapa orang menggunakan kembali pesawat
AMPS lama mereka kembali untuk menikmati layanan Flexy, hanya saja patut kita
pahami tidak semua pesawat AMPS dapat di gunakan untuk CDMA, tergantung pada
pesawat tersebut ada tidak fitur penggantian metode analog ke digital, dengan
kata lain pesawatnya harus telah men-support
transmisi digital.
a.
CDMA
2000 1x
CDMA memilki dua fasa yaitu CDMA 2000 1x dan
CDMA 2000 3x. Flexi didukung oleh CDMA 2000 1x yang merupakan transisi dari CDMA
One. CDMA One menggunakan Standar IS-95A/B dari voice ke layanan paket data
kecepatan tinggi pada jaringan dan alokasi frekuensi yang telah ada. CDMA 2000
1x termasuk generasi 2.5 G yang standarisasiya berdasarkan spesifikasi IS 2000.
CDMA 2000 mampu mengakomodasi layanan data kecepatan tinggi bisa mencapai 153,6
Kbps dan bandwith dengan lebar frekuensi 1,25 MHz. Pada sisi arsitektur
jaringan terdapat pengembangan Base
Station Controller (BSC) dengan kemampuan IP routing dan pengenalan Packet Data Serving Node (PDSN). Mungkin
CDMA tidak mengakomodir system GPRS tapi ternyata memiliki system transmisi
data yang cepat, bahkan setara dengan EDGE.
2.3 GSM (Global System for Mobile communication)
GSM merupakan generasi kedua setelah AMPS,
GSM pertama kali dikeluarkan pada tahun 1991 dan mulai berkembang pada tahun
1993 dengan diadopsi oleh beberapa negara seperti Afrika Selatan, Australia,
Timur Tengah, dan Amerika Utara. Perkembangan pesat dari GSM disebabkan karena
penggunaan system yang digital sehingga memungkinkan pengembang untuk
mengekploitasi penggunaan algoritma dan digital serta memungkinkannya
penggunaan Very Large Scale Intergration
(VLSI). GSM adalah system telekomunikasi bergerak dengan menggunakan system
selular digital. GSM pertama kali dibuat memang dipersiapkan untuk menjadi
system telekomunikasi bergerak yang memiliki cakupan internasional berdasarkan
pada teknologi Multyplexing Time Division
Multiple access (TDMA).
GSM di Indonesia menggunakan frekuensi 900
Mhz selain itu GSM juga menggunakan frekuensi 1800 Mhz dengan nama Personal
Communication Network. GSM juga menyediakan layanan untuk mengirimkan data
dengan kecepatan tinggi yang menggunakan teknologi High Speed Circuit Switch
Data (HSCSD) yang mampu mengirimkan data sampai 64 Kbps hingga 100 Kbps. Di Indonesia
jaringan GSM di tempati oleh PT. Telkomsel, Exelkomindo, Satelindo, Indosat.
GSM adalah suatu teknologi yang digunakan dalam komunikasi mobile dengan
teknik digital. Sebagai teknologi yang dapat dikatakan cukup revolusioner
karena berhasil menggeser teknologi sistem telekomunikasi bergerak analog yang
populer pada dekade 80-an, GSM telah memberikan alernatif berkomunikasi baru
bagi dunia telekomunikasi yang lebih powerful.
Dengan menggunakan sistem sinyal digital dalam transmisi datanya, membuat kualitas
data maupun bit rate yang dihasilkan menjadi lebih baik dibanding sistem
analog.
Teknologi GSM saat
lebih banyak digunakan untuk komunikasi seluler dengan berbagai macam
layanannya. Dalam kehidupan sehari-hari kita lebih mengenal Handphone (HP) sebagai
aplikasi teknologi GSM yang paling populer. Sejak pertama pengimplementasiannya
sampai sekarang GSM telah dikembangkan dalam tiga kelompok yaitu GSM 900, 1800
dan 1900 Atau lebih dikenal dengan DCS, PCS dan PCN. Perbedaan ketiga kelompok
tersebut adalah pada lokasi band frekuensi yang digunakan. GSM 900 menggunakan
frekuensi 900 MHz sebagai kanal transmisinya. GSM 1800 dan 1900 masing-masing
menggunakan frekuensi 1800 dan 1900 MHz.
III.
Kesimpulan
Jadi dapat kita simpulkan sederhana bahwa
AMPS dan CDMA adalah satu akar berkembang dari teknologi IS90 Sampai dengan
IS95, sama sama menggunakan band 800 Mhz, akan tetapi untuk CDMA telah pula
menggunakan 1900 Mhz, apabila AMPS berkembang di system Analog, CDMA telah
mengadopsi system Digital dalam system transmisinya. Sedangkan untuk GSM sudah
berbeda mulai dari cara penyebaran spectrum (TDMA) dan komponen pendukung sytem
jaringan, juga berbeda mulai penanda untuk setiap pengguna, telah menggunakan
Digital system dan cara registrasi yang berbeda pula. Menggunakan 900 Mhz, 1800
Mhz dan 1900 Mhz dalam hal ini tidak semua negara memperkenankan ketiga
frequency tersebut untuk di pakai oleh GSM.
IV.
Daftar Pustaka